Senin, 07 Oktober 2013

Sebuah Evaluasi Saja

Saya mengajar dua galaksi (baca:  kelas) hari ini dan di kedua galaksi itu pula ada seorang  bintang (baca:murid) yang menangis. Astaghfirullah. Ada apa pula ini? Di galaksi Musa bintang Hani yang menangis, sedangkan di galaksi Ibrahim yang menangis adalah bintang Naufal. Sungguh, saya tidak bermaksud buruk, terlebih lagi materi yang disampaikan adalah cara berdoa.
         Jika saya ambil benang merah, metode pengajaran saya mungkin yang belum cocok dengan kedua bintang tersebut. Saya membagi satu galaksi menjadi empat kumpulan lalu tiap kumpulan menebak pertanyaan dari saya, yah semacam kuis. Tentu saja dalam sebuah kuis ada yang menang dan kalah, dan ketika tim bintang Naufal sudah tertinggal jauh poinnya dari yang lain, menagislah dia. Sebutlah putus asa.
         Berbeda dengan yang dialami bintang Hani. Di galaksi Musa setiap bintang mengungkapkan jawaban secara individu, namun jika benar satu tim yang mendapatka poin. Saya baru menyadari bahwa di galaksi Musa, suara individu mewakili tim, sedangkan di galaki Ibrahim semua kolektif, disuarakan bersama. Kembali ke permasalahan bintang Hani, ternyata bintang Hani menangis karena ketika teman-teman di timnya dibantu oleh saya, sementara dia tidak. Astaghfirullah. Padahal saya tidak bermaksud membeda-bedakan. Saya selalu memperlakukan para bintang itu sama, sewajarnya. Namun, bagaimana pun saya pun seringkali lupa, khilaf. Semoga hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi saya.
Aamiin.


@ruang
_7 okt'13_ 19.40

Tidak ada komentar:

Posting Komentar